Tuesday, August 23, 2016

MEKANISME KEAMANAN JARINGAN

MEKANISME KEAMANAN JARINGAN





·         Encipherment (Penyandian)
Encipherment merupakan mekanisme keamanan jaringan yang digunakan untuk menyembunyikan data. Mekanisme encipherment dapat menyediakan layanan kerahasiaan data (Confidentiality) meskipun dapat juga digunakan  untuk layanan lainnya. Untuk mewujudkan mekanisme encipherment, teknik Kriptografi dan Steganografi dapat digunakan. Perlu diketahui, Kriptografi merupakan kumpulan teknik untuk menyembunyikan pesan itu menjadi pesan tersembunyi. Sedangkan Steganografi merupakan kumpulan teknik untuk menyembunyikan pesan pada media lain, misalnya pada gambar, suara, atau video.

·         Keutuhan Data
Mekanisme keutuhan data digunakan untuk memastikan keutuhan data pada unit data atau pada suatu aliran (stream) data unit. Cara yang digunakan adalah dengan menambahkan nilai penguji (check value) pada data asli. Jadi ketika sebuah data akan dikirim nilai penguji dihitung terlebih dahulu dan kemudian data dan penguji dikirim bersamaan. Penerima dapat menguji apakah ada perubahan data atau tidak dengan cara menghitung nilai penguji data yang terkirim dan membandingkan nilai penguji yang dihitung dengan nilai penguji yang dikirim bersamaan dengan data asli. Bila sama penerima dapat menyimpulkan data tidak berubah.

·         Digital Signature
Digital Signature merupakan mekanisme keamanan jaringan yang menyediakan cara bagi pengirim data untuk “menandatangani” secara elektronik sebuah data  dan penerima dapat memverifikasi “tanda tangan” itu secara elektronik. Digital Signature ditambahkan pada data unit dan digunakan sebagai bukti sumber pengirim dan menghindari pemalsuan (forgery) tanda tangan.

·         Authentication Exchange
Mekanisme ini memberikan cara agar dua entitas dapat saling mengotentikasi dengan cara bertukar pesan untuk saling membuktikan identitas.

·         Traffic Padding
Traffic Padding menyediakan cara untuk pencegahan analisis lalu lintas data pada jaringan yaitu dengan menambah data palsu pada lalu lintas data.

·         Routing Control
Routing Control menyediakan cara untuk memilih dan secara terus menerus mengubah alur (Route) pada jaringan computer antara pengirim dan penerima. Mekanisme ini menghindarkan komunikasi dari penguping (eavedropper).

·         Notarisasi
Notarisasi (notarization) menyediakan cara untuk memilih pihak ketiga yang terpercaya sebagai pengendali komunikasi antara pengirim dan penerima.

·         Mekanisme kendali akses
Mekanisme kendali akses memberikan cara bagi pengguna untuk memperoleh hak akses sebuah data. Misalnya dengan table relasi pengguna dan otoritasnya (kemampuan aksesnya).
Sebelumnya kita telah membahas tentang . Maka pada gambar diatas telah dijelaskan bahwa untuk mewujudkan sebuah layanan keamanan jaringan dibutuhkan mekanisme yang tepat dan tidak semua mekanisme keamanan jaringan digunakan untuk mewujudkan sebuah layanan keamanan jaringan. Misalnya Otentikasi diperlukan beberapa mekanisme keamanan jaringan yaitu encipherment, Digital Signature dan Authentication Exchange. Ketika melakukan analisis kebutuhan terhadap keamanan jaringan, pengembang harus cermat memilih layanan keamanan jaringan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan itu.








Monday, August 22, 2016

Subnetting dan Supernetting

SUBNETTING dan SUPERNETTING

Oleh Defry



Subnetting merupakan teknik memecah network menjadi beberapa subnetwork yang lebih kecil. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP addres kelas A, IP Address kelas B dan IP Address kelas C. Dengan subnetting akan menciptakan beberapa network tambahan, tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut. (Admin, 2011)

Supernetting
Supernetting adalah menggabungkan beberapa  network menjadi supernetwork. Hal ini biasanya dilakukan oleh kelas C yang membutuhkan host yang lebih besar lagi. Masking untuk Supernetting dinamakan Supernet mask. (http://jnaephy.blogspot.co.id/, 2012)

Manfaat dari supernetting adalah :  Mempersingkat routing table sebuah router sehingga menghemat memori pada router tersebut. (Faza, 212)





Lebih jelasnya Download Di Sini





Wednesday, August 17, 2016

foto ane




 




Laporan Akhir Kerja Proyek

Laporan Akhir Kerja Proyek
Oleh Defry Oct



Kali ini saya akan menjelaskan tentang tugas akhir(laporan, peenulisan) dll guys.. :-) Silahkan di simak dan di pelajari isinya. Jangan lupa jika punya ilmu dishare ya gan biar Varokahh .. cuzz .>> SIMAK <<

Tugas Akhir (TA) adalah hasil tertulis dari pelaksanaan suatu penelitian, yang dibuat untuk pemecahan masalah tertentu dengan menggunkan kaidah-kaidah yang berlaku dalam bidang ilmu tersebut. (http://kti-akbid.blogspot.co.id/, 2012)

Format Tugas Akhir : (AL-MIFTAH, 2011)
Pedoman Penulisan Tugas Akhir ini dibagi dalam empat bagian :
(a)    Bagian Muka Luar / Bagian Sampul
(b)   Bagian awal:  berisi informasi-informasi preliminer;
(c)     Bagian isi:  berisi naskah inti dari Tugas AKhir;
(d)    Bagian akhir: berisi daftar referensi dan lampiran.



        Lebih Jelas Download Di Sini




Pengemasan Hasil Kerja Proyek

Pengemasan Hasil Kerja Proyek
Oleh Defry Oct





Pasar sasaran (Target Market) adalah: Sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan. (sites.google.com)
Sedangkan definisi target pasar (target market) menurut kotler & Armstrong (2008, p. 183), adalah sekelompok pembeli (buyers) yang memiliki kebutuhan ataukarateristik yang sama yang menjadi tujuan dari promosi perusahaan (Marketing)
Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu (sites.google.com):
1. Segmentasi Pasar
2. Penetapan Pasar Sasaran
3. Penempatan Produk

Pengertian Unsur Ergonomis merupakan sebuah kerajinan yang memiliki nilai ergonomis sepertikeamanan,kenyamanan,dankeluwesan. (manyun, 2016)
Unsur  ergonomis  karya  kerajinan  selalu  dikaitkan  dengan aspek  fungsi  atau  kegunaan. (bondowoso-jawa.blogspot.co.id, 2014)






Lebih Lengkapnya Download di Sini




Monday, August 15, 2016

IP Address

IP ADDRESS 


IP Address adalah alamat yang diberikan untuk jaringan komputer yang menggunakan protokol TCP IP. (MUJIONO, 2012)
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. (Wikipedia)
IP Address versi 4 – atau kalau diBahasa Indonesia kan menjadi Alamat IP versi 4 biasa disebut IPv4. Merupakan salah satu jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol TCP/IP yang menggunkana Protokol IP versi 4. Dengan total nilai 32bit yang dibagi menjadi 4 Oktet. Dimana setiap Oktet terdiri atas 8bit angka biner. (http://tellnetwork.blogspot.co.id/, 2015)
Kelas Alamat IP
Oktet pertama
(desimal)
Oktet pertama
(biner)
Digunakan oleh
Kelas A
1–126
0xxx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B
128–191
10xx xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C
192–223
110x xxxx
Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D
224–239
1110 xxxx
Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E
240–255
1111 xxxx
Direservasikan;umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)

(Wikipedia, Alamat IP versi 4)









Lebih Jelas Download Di Sini







Thursday, August 11, 2016

Analisis Hasil Kerja Proyek

Penjelasan Analisis Hasil Kerja Proyek



Manajemen waktu proyek merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek. Manajemen waktu proyek dibutuhkan manajer proyek untuk memantau dan mengendalikan waktu yang dihabiskan dalam menyelesaikan sebuah proyek. Terdapat beberapa proses yang perlu dilakukankan seorang manajer proyek dalam mengendalikan waktu proyek yaitu :
1.     Mendefinisikan aktivitas proyek
Merupakan sebuah proses untuk mendefinisikan setiap aktivitas yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan proyek.
2.     Urutan aktivitas proyek
Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan hubungan antara tiap-tiap aktivitas proyek.
3.     Estimasi aktivitas sumber daya proyek
Estimasi aktivitas sumber daya proyek bertujuan untuk melakukan estimasi terhadap penggunaan sumber daya proyek.
4.     Estimasi durasi kegiatan proyek
Proses ini diperlukan untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan proyek.
5.     Membuat jadwal proyek
Setelah seluruh aktivitas, waktu dan sumber daya proyek terdefinisi dengan jelas, maka seorang manager proyek akan membuat jadwal proyek. Jadwal proyek ini nantinya dapat digunakan untu menggambarkan secara rinci mengenai seluruh aktivitas proyek dari awal pengerjaan proyek hingga proyek diselesaikan.
6.     Mengontrol dan mengendalikan jadwal proyek
Saat kegiatan proyek mulai berjalan, maka pengendalian dan pengontrolan jadwal proyek perlu dilakukan. Hal ini diperlukan untuk memastikan apakah kegiatan proyek berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan atau tidak. (Wikipedia)





Bila Kurang Jelas Download Di Sini